Galat ID 41 kejadian Windows Kernel di Windows 7 atau Windows Server 2008 R2: ?Sistem telah diboot ulang tanpa benar-benar dimatikan terlebih dulu?

Terjemahan Artikel Terjemahan Artikel
ID Artikel: 2028504 - Melihat produk di mana artikel ini berlaku.
Perbesar semua | Perkecil semua

GEJALA

Komputer memulai ulang, dan pesan galat penting dicatat di log kejadian:


Nama Log: Sistem
Sumber: Microsoft-Windows-Kernel-Power
ID Kejadian: 41
Level: Penting
Keterangan:
Sistem telah diboot ulang tanpa benar-benar dimatikan terlebih dulu. Galat ini dapat disebabkan jika sistem tiba-tiba berhenti merespons, lumpuh, atau daya menurun.


Tab Rincian menampilkan informasi berikut:

EventData
BugcheckCode 0
BugcheckParameter1 0x0
BugcheckParameter2 0x0
BugcheckParameter3 0x0
BugcheckParameter4 0x0
SleepInProgress true
PowerButtonTimestamp 129165039139928187



Catatan Nilai untuk galat Berhenti BugcheckCode dan BugcheckParameters dapat beragam.

PENYEBAB

ID Kejadian daya kernel: Galat 41 dibuat di bawah skenario yang berbeda di mana komputer tiba-tiba mati atau memulai ulang. Saat komputer yang menjalankan Windows dimulai, dilakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah komputer telah benar-benar dimatikan. Jika komputer tidak dimatikan dengan benar, akan dibuat pesan Kernel Power Kejadian 41. Dalam tiga skenario berikut, mungkin dibuat Kejadian 41.

Skenario 1
Terjadi galat Berhenti dan komputer memulai ulang. Saat terjadi galat Berhenti, data galat Berhenti ditulis di ID Kejadian 41 sebagai bagian dari data kejadian tambahan. Mungkin terdapat kejadian di mana informasi kode galat Berhenti tidak dapat ditulis sebelum komputer dimulai ulang atau dimatikan. Kejadian tersebut dibahas di skenario 3.

Catatan Data BugcheckCode dalam kejadian tersebut ditulis dalam format desimal bukannya dalam format heksadesimal tertentu. Oleh karena itu, nilai desimal harus dikonversi ke nilai heksadesimal. Ini dibahas lebih lengkap di bagian ?Penyelesaian masalah?. 

Skenario 2
Tombol power di komputer ditekan terus selama kurang lebih empat detik. Tindakan ini dicatat di data kejadian sebagai entri PowerButtonTimestamp yang memiliki nilai selain 0 (nol). Mungkin ada kejadian di mana kami tidak dapat menulis informasi PowerButtonTimestamp sebelum komputer dimulai ulang atau dimatikan. Kejadian tersebut dibahas di skenario 3.
Skenario 3
Kode galat Berhenti dan PowerButtonTimestamp dicantumkan sebagai nol. Sebagai contoh, pertimbangkan skenario berikut:
  • Nilai BugcheckCode galat Berhenti dicantumkan sebagai nol. Lingkungan dapat mencegah penulisan informasi BugcheckCode galat Berhenti sebelum komputer dimulai ulang atau dimatikan. Dalam hal ini, nilai BugcheckCode dicatat sebagai nol. Selain itu, mungkin tidak terjadi galat Berhenti, dan komputer mati karena listrik mati. Misalnya, di komputer portebel, mungkin saja karena baterai dikeluarkan atau daya baterai habis. Atau, di komputer desktop, mungkin saja steker komputer dicabut, atau terjadi listrik mati.
  • PowerButtonTimestamp dicantumkan sebagai nol. Lingkungan dapat mencegah penulisan informasi PowerButtonTimestamp sebelum komputer dimulai ulang atau dimatikan. Dalam hal ini, nilai dicatat sebagai nol. Ini dapat terjadi jika tombol power ditekan terus selama sekurangnya empat detik saat pengoperasian Windows berjalan sehingga mencegah penulisan kejadian ke cakram. Anda juga dapat melihat skenario ini jika komputer ?Dikunci? dan oleh karena itu tidak merespons input apa pun, dan komputer harus dimatikan. Untuk mengetahui apakah komputer tidak merespons, Anda dapat mencoba menekan tombol CAPS LOCK untuk mengaktifkan lampu CAPS di papan tombol.


PEMECAHAN MASALAH

Kejadian 41 digunakan untuk melaporkan sesuatu yang tiba-tiba terjadi yang mencegah Windows mematikan komputer dengan benar. Oleh karena itu, mungkin tidak akan tersedia informasi yang cukup untuk menjelaskan apa yang terjadi. Untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan untuk mengidentifikasi kemungkinan penyelesaian, Anda harus mengetahui apa yang dilakukan komputer sesaat sebelum kejadian tersebut.

Jika dicatat kejadian 41 karena ada gangguan daya komputer, Anda dapat mempertimbangkan penggunaan Uninterruptible Power Supply (UPS) seperti catu daya cadangan baterai. Mungkin perilaku ini disebabkan oleh daya yang tidak mencukupi atau gangguan catu daya. Misalnya, jika Anda menambah RAM, perangkat atau cakram keras tambahan saat masalah ini terjadi, mungkin catu daya yang menyebabkan masalah ini.

Skenario 1: Komputer memulai ulang, dan ada BugcheckCode galat Berhenti di data kejadian
Jika entri BugcheckCode galat Berhenti di data ID kejadian bukan nol, Anda harus mengkonversi nilai BugcheckCode dari desimal menjadi heksadesimal. Sebagian besar dokumentasi untuk kode galat Berhenti merujuk kode sebagai nilai heksadesimal bukannya nilai desimal. Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Klik Mulai, kemudian ketik calc di kotak Pencarian.
  2. Klik Lihat, dan kemudian klik Programmer.
  3. Pastikan tombol opsi Dec di sebelah kiri kalkulator sudah dipilih.
  4. Gunakan papan tombol untuk memasukkan nilai desimal dari nilai BugcheckCode.
  5. Klik tombol opsi Hex di sebelah kiri kalkulator.
Catatan Nilai yang ditampilkan kalkulator saat ini berupa kode heksadesimal. Ulangi langkah tersebut untuk nilai bukan nol lainnya.

Contoh berikut ini berisi entri BugcheckCode galat berhenti dari ID kejadian 41:

EventData
  BugcheckCode 159
BugcheckParameter1 0x3
  BugcheckParameter2 0xfffffa80029c5060 
  BugcheckParameter3 0xfffff8000403d518
  BugcheckParameter4 0xfffffa800208c010
SleepInProgress false
PowerButtonTimestamp 0
Converts to 0x9f (0x3, 0xfffffa80029c5060, 0xfffff8000403d518, 0xfffffa800208c010)


Catatan Nilai nol yang dituliskan sebelum kode biasanya tidak ditampilkan. Setelah entri BugcheckCode dikonversi ke format heksadesimal, akan ditampilkan delapan digit. Misalnya, 0x9F biasanya didokumentasikan sebagai 0x0000009f, dan 0xA didokumentasikan sebagai 0x0000000A. Setelah mengidentifikasi nilai heksadesimal, kunjungi support.microsoft.com, kemudian cari kode heksadesimal yang telah dikonversi (0x0000009f) dan periksa bugnya.

Untuk informasi selengkapnya tentang "Cara debug kelumpuhan layar biru mode kernel (bagi pemula)," kunjungi blog TechNet berikut:
http://blogs.technet.com/askcore/archive/2008/11/01/how-to-debug-kernel-mode-blue-screen-crashes-for-beginners.aspx


Skenario 2: Matikan komputer dengan menekan terus tombol power
Jika diberikan pilihan, cara preferensi untuk mematikan Windows adalah dengan mengklik Mulai kemudian klik opsi untuk mematikan komputer. Dalam hal ini, sistem operasi menutup semua berkas dan memberitahu semua layanan dan aplikasi yang berjalan sehingga aplikasi dapat menulis data ke cakram dan menghapus semua tembolok.

Jika harus menekan terus tombol power untuk mengatasi masalah yang membatasi kemampuan komputer untuk berfungsi sebagaimana mestinya, Anda harus menjalankan permintaan tentang gejala yang dialami sehingga bisa mendapatkan bantuan dengan pemecahan masalah. Beberapa kata kunci yang dapat digunakan dalam pencarian adalah ?macet,? ?merespons,? atau mungkin ?layar kosong.?

Untuk informasi selengkapnya tentang situasi tertentu di mana komputer mungkin berhenti merespons, klik nomor artikel berikut untuk melihat artikel di Pangkalan Pengetahuan Microsoft:
974476 Komputer berhenti merespons saat peranti USB dilanjutkan dari status Penangguhan Selektif USB di Windows 7 atau Windows Server 2008 R2



Anda juga dapat mengunjungi Pusat Solusi Windows 7 untuk bantuan pemecahan masalah. Untuk melakukannya, kunjungi situs web Microsoft berikut:

http://support.microsoft.com/ph/14019#tab6

Skenario 3: Sistem memulai ulang secara acak dan tidak dicantumkan BugcheckCode galat Berhenti, atau komputer sama sekali tidak merespons (macet total)

Untuk memeriksa apakah terjadi skenario ini, tekan tombol CAPS LOCK di papan tombol. Saat melakukannya, jika lampu CAPS LOCK di papan tombol tidak berubah saat menekan tombol CAPS LOCK, komputer mungkin sama sekali tidak merespons (macet total).

Skenario in biasanya menunjukkan masalah pada perangkat keras. Kemungkinan lain adalah mungkin pengandar yang menyebabkan masalah ini. Untuk membantu mengisolasi masalah, periksa item berikut ini:
  1. Overclocking: Nonaktifkan overclocking dan perhatikan apakah masalah terjadi jika sistem dijalankan pada kecepatan yang benar.
  2. Periksa memori: Verifikasi memori menggunakan pemeriksa memori. Verifikasi bahwa setiap chip memori memiliki kecepatan yang sama dan dikonfigurasi dengan benar di sistem.
  3. Catu Daya: Pastikan watt catu daya mencukupi untuk menangani peranti yang diinstal dengan benar. Jika menambah memori, menginstal prosesor yang lebih baru, menginstal kandar tambahan, atau menambahkan peranti eksternal, peranti tersebut mungkin memerlukan lebih banyak energi daripada yang dapat disediakan catu daya secara konsisten.
  4. Kelebihan panas: Periksa apakah sistem terlalu panas dengan memeriksa suhu internal perangkat keras.
  5. Asali: Gunakan asali sistem, kemudian jalankan sistem.

Jika Anda mendapati bahwa komputer membuat galat Berhenti yang memiliki nilai BugcheckCode yang tidak dilaporkan di ID kejadian 41, modifikasi perilaku mulai ulang komputer. Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Klik kanan Komputer Saya, kemudian klik Properti.
  2. Klik Tataan sistem lanjut.
  3. Klik tab Lanjut.
  4. Di bagian Permulaan dan Pemulihan , klik Tataan.
  5. Klik untuk mengosongkan kotak centang Mulai ulang otomatis.

Note This is a "FAST PUBLISH" article created directly from within the Microsoft support organization. The information contained herein is provided as-is in response to emerging issues. As a result of the speed in making it available, the materials may include typographical errors and may be revised at any time without notice. See Terms of Use for other considerations.

Properti

ID Artikel: 2028504 - Kajian Terakhir: 09 September 2010 - Revisi: 2.0
Berlaku bagi:
  • Windows 7 Enterprise
  • Windows 7 Professional
  • Windows 7 Ultimate
  • Windows Web Server 2008 R2
  • Windows Server 2008 R2 Foundation
  • Windows Server 2008 R2 Standard
  • Windows Server 2008 R2 Enterprise
  • Windows Server 2008 R2 Datacenter
  • Microsoft Hyper-V Server 2008 R2
  • Windows HPC Server 2008 R2
Kata kunci: 
KB2028504

Berikan Masukan

 

Contact us for more help

Contact us for more help
Connect with Answer Desk for expert help.
Get more support from smallbusiness.support.microsoft.com