Pendekatan Pengembangan Agile ALM dengan UML

ID Artikel: 2734108 - Melihat produk di mana artikel ini berlaku.
Perbesar semua | Perkecil semua

Tentang Penulis

Perkecil tabel iniPerbesar tabel ini
Perkecil gambar iniPerbesar gambar ini
Microsoft Most Valuable Professional
Terimakasih untuk MVP Ridi Ferdiana untuk membuat artikel ini. Anda dapat menemukan artikel ini atau yang lainnya di blog ALM Ridi Ferdiana.

Pengantar

Standar UML pada umumnya dikaitkan dengan pengembangan yang bersifat konvensional dan menekankan pada desain berbasis permodelan visual berupa diagram-diagram. Pada disiplin Agile pendekatan permodelan diagram disinyalir harus digunakan secara selektif karena penggunaan yang berlebih akan mengakibatkan tim kehilangan fokus untuk membuat kode dan lebih menekankan pada analisis berlebih yang dikenal dengan analysis paralysis.

Artikel ini akan menjabarkan tiga langkah mudah melakukan analisis kebutuhan dan desain menggunakan UML tanpa harus mengorbankan waktu untuk pembuatan dan eksplorasi kode. Pendekatan ini dinamakan Agile Modeling dan merupakan salah satu bagian pendekatan yang dilakukan pada Application Lifecyle Management.

Resolusi

Artikel ini berasumsi bahwa Anda atau tim setidaknya memiliki Visual Studio 2010 versi Ultimate atau yang lebih tinggi. Penggunaan Visual Studio Ultimate dan juga Team Foundation Server akan lebih baik walaupun tidak harus ada.

Pada pengembangan berskala kecil dan menengah setidaknya ada beberapa hal yang harus diidentifikasi yakni:

· Siapa pengguna aplikasi yang akan dikembangkan tersebut?

· Apa saja fungsi yang diharapkan oleh pengguna terhadap aplikasi tersebut?

· Bagaimana aplikasi dapat membantu pengguna baik secara proses maupun otomasi sistem?

· Bagaimana aplikasi dapat disusun dan dikembangkan oleh pengembang

· Apa solusi yang diusulkan dan bagaimana solusi menjawab kebutuhan fitur yang diharapkan?

Apabila dianalisis maka sebenarnya sekumpulan pertanyaan tersebut mengarah pada satu hal yakni, solusi yang dihasilkan harus menjawab kebutuhan klien dan menghasilkan software yang berkualitas. Sebagai upaya untuk menjawab pertanyaan tersebut ada baiknya tim membuat dokumentasi baik berupa dokumen atau workspace.

Sebagai contoh pada Visual Studio 2010, kita dapat membuat sebuah proyek khusus modeling yang dinamakan dengan Modeling Project. Gambar 1 menunjukkan Modeling Project template pada Visual Studio. Pembuatan workspace sangat membantu untuk mendokumentasikan proyek ,bahkan bagi pengguna TFS proyek ini bisa disimpan dalam server sebagai dokumentasi hidup solusi sistem.

Perkecil gambar iniPerbesar gambar ini
2734106

Gambar 1. Modeling Project pada Visual Studio

Setelah membuat sebuah workspace atau dokumentasi berikutnya kita dapat melakukan tiga langkah berikut:

Langkah 1. Identifikasi Pengguna dan Fungsionalitas Aplikasi
Hal pertama yang dapat dilakukan adalah melakukan identifikasi pengguna. Pengguna dalam hal ini dapat berupa manusia ataupun sistem lain yang mengkonsumsi solusi yang akan kita kembangkan. Langkah pertama ini dapat diselesaikan dengan menyusun sebuah diagram use case yang ditujukan kepada stakeholder dan seluruh tim yang menjelaskan bagaimana sistem dapat memiliki fungsi, batasan, dan tujuan terhadap masalah yang diselesaikan.
Pembuatan use case dapat dilakukan dengan mudah melalui Visual Studio 2010. Pada saat pembuatan workspace sudah dilakukan maka dapat ditambahkan UML Use case diagram. Gambar 2 menggambarkan pembuatan Use Case pada Visual Studio. Langkah demi langkah terkait dengan pembuatan Use Case Diagram dapat dilihat melalui video tutorial yang bisa dilihat pada informasi lebih lanjut.


Perkecil gambar iniPerbesar gambar ini
2734107

Gambar 2. Pembuatan Use Case Diagram

Langkah 2. Penyusunan Proses Bisnis Aplikasi
Proses bisnis dibutuhkan untuk penyamaan visi bagaimana sistem atau suatu proses bisnis bekerja. Satu hal yang harus diperhatikan adalah penyusunan proses bisnis yang dimaksud pada langkah kedua adalah penyusunan yang bersifat spesifik terkait dengan kemampuan atau fungsi sistem. Dengan kata lain selayaknya terdapat pemetaan yang jelas antara use case dengan penyusunan proses bisnis aplikasi ini. Sebagai contoh apabila Aplikasi memiliki use case Pendaftaran maka selayaknya terdapat sebuah diagram proses bisnis pendaftaran. Dengan kata lain diagram proses akan sebanding dengan jumlah use case yang dikembangkan.

Pembuatan diagram proses dibantu melalui Activity diagram pada Visual Studio 2010. Gambar 3 menampilkan proses pembuatan Activity Diagram. Pembuatan diagram aktivitas ditujukan untuk memahami proses bisnis aplikasi. Proses bisnis aplikasi pada umumnya melibatkan berbagai aturan bisnis (bisnis rule), standard operational procedure (sop), dan juga batasan-batasan proses bisnis.


Perkecil gambar iniPerbesar gambar ini
2734113


Gambar 3. Pembuatan Proses Bisnis dengan Diagram Aktifitas

Langkah 3. Penyusunan Solusi Bisnis Aplikasi
Pada langkah ketiga hal yang dilakukan adalah melakukan penyusunan solusi bisnis aplikasi. Solusi bisnis aplikasi dapat digambarkan sebagai suatu pendekatan memecahkan proses-proses bisnis menjadi sekumpulan kategori yang dikemas dalam komponen-komponen. Komponen diartikan dengan sekumpulan fungsi yang dapat digunakan kembali baik untuk kebutuhan umum maupun spesifik.

Pada visual studio istilah komponen ini bisa Anda gunakan dari pihak ketiga atau yang dikenal dengan 3rd components. Komponen seperti Telerik, DevExpress, dan yang terdapat di Codeplex adalah contoh-contoh komponen yang tentunya akan memudahkan hidup Anda. Komponen juga bisa Anda kembangkan sendiri dari awal dengan membuat sebuah proyek di Visual Studio. Pada umumnya para pengembang akan mengkombinasikan komponen yang sudah ada yang kemudian disempurnakan menjadi komponen yang sesuai kebutuhan

Hal terpenting pada langkah ini adalah melakukan rekayasa pemetaan terkait dengan fungsi yang telah diidentifikasi sebelumnya. Fungsi-fungsi yang sejenis dapat diikat dalam satu komponen, dan satu komponen ini dalam Visual Studio dapat menjadi proyek tersendiri. Gambar 4 menunjukkan contoh komponen diagram yang dikembangkan di Visual Studio. Langkah-demi-langkah dapat Anda lihat di tautan video tutorial pada bagian ?Informasi Lebih Lanjut?


Perkecil gambar iniPerbesar gambar ini
2734114

Gambar 4. Diagram Komponen pada Visual Studio

Pada kasus tertentu dimungkinkan bahwa sistem yang dikembangkan tidak mengembangkan komponen sama sekali melainkan menggunakan komponen yang sudah ada. Pada tahap ini Layer diagram juga dapat dikembangkan bersamaan dengan diagram komponen tersebut.

Demikianlah tiga langkah desain permodelan untuk membuat software yang terangkum dalam istilah Agile Modeling Lite (AML), setelah melakukan tiga langkah ini pengguna dapat langsung terjun untuk mendesain kode untuk business logic, data logic dan kemudian antarmuka aplikasi. Silahkan mengacu ke bagian Informasi lebih lanjut untuk belajar lebih banyak.

Informasi Lebih Lanjut

Artikel ini menjelaskan apa yang dapat Anda perlu ketahui tentang permodelan perangkat lunak melalui permodelan Agile yang ringan. Sebuah harapan, pengguna atau tim tidak melupakan desain dan visualisasi permodelan dalam pengembangannya tetapi juga tidak termakan waktu untuk hanya mendesain dan memodelkan saja. Tautan berikut akan membantu Anda untuk lebih memahami penggunaan Visual Studio dalam memodelkan

1. Halaman MSDN teknik permodelan dengan Visual Studio

2. Video tutorial ? Agile Modeling 101- Membuat Use Case Diagram

3. Video tutorial ? Agile Modeling 101- Membuat Activity Diagram

4. Video tutorial ? Agile Modeling 101- Membuat Business Process Diagram

5. Unduh tutorial lain terkait dengan Application Lifecyle Management


Perkecil gambar iniPerbesar gambar ini
Community Solutions
SANGGAHAN KONTEN SOLUSI KOMUNITAS


MICROSOFT CORPORATION DAN/ATAU MASING-MASING PENYUPLAINYA TIDAK MEMBUAT PERNYATAAN-PERNYATAAN TENTANG KESESUAIAN, KEBENARAN, ATAU KEAKURASIAN INFORMASI DAN GRAFIS TERKAIT YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA. SEMUA INFORMASI DAN GRAFIS TERKAIT TERSEBUT DIBERIKAN ""APA ADANYA"" TANPA JAMINAN DALAM BENTUK APA PUN. MICROSOFT DAN/ATAU MASING-MASING PENYUPLAINYA DENGAN INI MENYANGGAH SEMUA JAMINAN DAN SYARAT-SYARAT BERKENAAN DENGAN INFORMASI DAN GRAFIS TERKAIT INI, TERMASUK SEMUA JAMINAN DAN SYARAT-SYARAT TERSIRAT MENGENAI KELAYAKAN JUAL, KELAYAKAN UNTUK TUJUAN TERTENTU, UPAYA YANG SELAYAKNYA DIKERJAKAN, HAK, DAN KEADAAN TIDAK MELANGGAR HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL PIHAK LAIN. ANDA KHUSUSNYA SETUJU BAHWA MICROSOFT DAN/ATAU PARA PENYUPLAINYA TIDAK PERNAH BERTANGGUNGJAWAB, DALAM KEADAAN APAPUN, ATAS SEGALA BENTUK KERUGIAN YANG BERSIFAT LANGSUNG, TIDAK LANGSUNG, GANTI KERUGIAN SEBAGAI UANG PAKSA, INSIDENTAL, KHUSUS, DAN KERUGIAN KONSEKUENSIAL, ATAUPUN KERUGIAN APA PUN TERMASUK, NAMUN TIDAK TERBATAS PADA, KERUGIAN AKIBAT HILANGNYA KESEMPATAN UNTUK MENGGUNAKAN, HILANGNYA DATA ATAU KEUNTUNGAN, YANG TIMBUL AKIBAT ATAU YANG BERHUBUNGAN DALAM CARA APAPUN DENGAN PENGGUNAAN ATAU KETIDAKMAMPUAN UNTUK MENGGUNAKAN INFORMASI DAN GRAFIS TERKAIT YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA, BAIK BERDASARKAN KONTRAK, PERBUATAN MELAWAN HUKUM, KELALAIAN, TANGGUNG JAWAB MUTLAK ATAS KERUGIAN, ATAU LAINNYA, WALAUPUN JIKA MICROSOFT ATAU SALAH SATU PENYUPLAINYA TELAH DIBERITAHU MENGENAI KEMUNGKINAN ADANYA KERUGIAN-KERUGIAN TERSEBUT.
Catatan Ini merupakan artikel "FAST PUBLISH" dibuat langsung dari organisasi pendukung Microsoft. Informasi yang termuat di dalamnya disediakan apa adanya sebagai respons atas masalah yang muncul. Sebagai akibat dari pembuatan informasi yang cepat ini, mungkin terdapat kesalahan ketik dan dapat direvisi setiap saat tanpa pemberitahuan. Lihat Syarat Penggunaan untuk pertimbangan lainnya.

Properti

ID Artikel: 2734108 - Kajian Terakhir: 25 September 2013 - Revisi: 1.1
Berlaku bagi:
  • Microsoft Visual Studio 2010 Ultimate
Kata kunci: 
kbmvp kbcommunity kbstepbystep KB2734108

Berikan Masukan

 

Contact us for more help

Contact us for more help
Connect with Answer Desk for expert help.
Get more support from smallbusiness.support.microsoft.com