ID Artikel: 271361 - Melihat produk di mana artikel ini berlaku.
Perbesar semua | Perkecil semua

Pada Halaman ini

Perkecil tabel iniPerbesar tabel ini
Perkecil gambar iniPerbesar gambar ini
Microsoft Most Valuable Professional
Terimakasih untuk Microsoft MVP Haer Talib untuk menterjemahkan artikel ini. Anda dapat menemukan artikel ini atau yang lainnya di blog Haer Talib.

Ringkasan

Ketika anda mengkonfigur Internet Explorer untuk menggunakan skrip konfigurasi proxy otomatis, ia akan mengcache proxy yang dihasilkan oleh FindProxyForURL. Mekanisme caching (Automatic Proxy Result Cache) dijalankan secara host basis (bukan secara URL basis). Hal ini akan mencegah anda menggunakan proxy yang berbeda untuk mengakses server Web yang sama. Contoh skenario berikut ini akan menunjukkan perilaku tersebut:
  • Konfigurlah sebuah server Web yang diberi nama "Webserver" dengan dua folder virtual: "/login" dan "/test".
  • Buatlah file .pac sebagai berikut:
    function FindProxyForURL (url, host)
    {
    if shExpMatch (url, "http://webserver/login") return "DIRECT";
    else return "PROXY myproxy:80";
    }
  • Konfigurlah Internet Explorer untuk menggunakan file .pac tersebut.
  • Jalankan Internet Explorer dan masukkan alamat sebagai berikut:
    http://webserver/login
    Internet Explorer akan memuat file .pac dan secara tepat menggunakan sebuah koneksi langsung.
  • Ketika halaman logon muncul, masukkan http://webserver/test. Jika anda menggunakan Network Monitor, anda bisa mengamati akses ke "http://webserver/test" tetap menggunakan koneksi langsung ketimbang "myproxy".

Informasi lebih lanjut

Automatic Proxy Result Cache adalah sebuah peningkatan kinerja yang telah ditambahkan pada Internet Explorer 5.5 dan yang lebih baru. Tujuan cache ini adalah untuk mengurangi pemrosesan yang dilakukan di sisi client oleh skrip konfigurasi proxy otomatis. Ketika anda konek ke sebuah situs Internet, fungsi FindProxyForURL digunakan untuk menentukan apakah sebuah proxy sebaiknya dipakai dan proxy apa yang akan digunakan. Internet Explorer 5.5 dan yang lebih baru pertama kali akan memeriksa Automatic Proxy Result Cache untuk menentukan apakah sebuah proxy pernah digunakan untuk konek ke host sebelumnya. Jika pemeriksaan ini tidak memberikan hasil, itu menandakan bahwa ini adalah kali pertama percobaan untuk konek ke host selama sesi sekarang dan logik proxy yang normal akan diberlakukan. Daftar berikut ini menunjukkan logik yang digunakan pada Internet Explorer 5.5 dan yang berikutnya untuk menentukan apakah sebuah proxy sebaiknya digunakan dan proxy mana yang akan digunakan: 
  • Jika Automatically Detect Settings dimatikan pada Internet Explorer, akan dilakukan download file Wpad.dat dari jaringan komputer lokal (LAN) dan memprosesnya sebagai sebuah skrip konfigurasi proxy otomatis. Jika terdapat sebuah proxy yang dihasilkan dari skrip dan Internet Explorer telah membuat koneksi melalui proxy, Automatic Proxy Result Cache akan diupdate dengan nama host dan server proxy yang dihasilkan tersebut.
  • Jika Use automatic configuration script dihidupkan pada Internet Explorer, skrip konfigurasi proxy otomatis akan didownload dan dijalankan. Jika sebuah proxy dihasilkan dari skrip dan Internet Explorer telah membuat koneksi melalui proxy, Automatic Proxy Result Cache akan diupdate dengan nama host dan server proxy yang dihasilkan tersebut.
  • Jika Internet Explorer dikonfigur untuk sebuah server proxy statik, nama server diambil dari registry.
Ketika Internet Explorer menggunakan sebuah skrip konfigurasi proxy otomatis, sebuah koneksi akan dibuka dengan server proxy jika pemrosesan skrip mengindikasikan bahwa sebuah proxy sedang digunakan. Jika server proxy tidak bisa membuat koneksi, nama server proxy tersebut akan dimasukkan ke dalam daftar link sebagai server proxy yang buruk sehingga tidak akan digunakan selama 30 menit. Jika skrip konfigurasi proxy otomatis mengandung sebuah kembalian PROXY yang memuat daftar beberapa server proxy, proxy berikutnya di dalam daftar akan dicoba sampai habis atau sebuah koneksi bisa dibuat. Jika daftar telah habis dan koneksi tidak bisa dibuat juga, anda akan menerima error "Page Cannot Be Displayed" pada Internet Explorer.

Jika sebuah koneksi bisa dibuat melalui server proxy, nama host dari situs tersebut dan nama server proxy akan dicache. Pada percobaan akses terhadap host tersebut berikutnya di dalam sesi yang sama, Internet Explorer telah mengcache informasi tentang proxy mana yang akan dipakai. Oleh karena itu, semua koneksi ke host tersebut dicoba melalui proxy yang telah digunakan sebelumnya. Hal ini berarti jika nama server proxy yang telah dicache tersebut tidak tersedia selama sesi yang sama, skrip konfigurasi proxy otomatis tidak akan diproses ulang, dan anda akan menerima pesan "Page Cannot Be Displayed" pada Internet Explorer.

Anda mungkin ingin mematikan Automatic Proxy Result Cache untuk selalu menyediakan proxy yang dibutuhkan. Hal ini berarti pemrosesan akan selalu dilakukan pada sisi client untuk setiap permintaan GET yang dikirimkan oleh Internet Explorer. Sebagai hasilnya, kinerja Internet Explorer mungkin akan terpengaruh tergantung pada logik dari Automatic Proxy Configuration Script dan ukurannya. untuk mematikan Automatic Proxy Result Cache, gunakan salah satu dari cara berikut ini.

Catatan Jika anda mematikan automatic proxy caching, kinerja Internet Explorer kemungkinan akan terpengaruh.

Cara 1: Modifikasi registry

Penting Seksi ini menjelaskan langkah-langkah untuk memodifikasi registry. Kemungkinan masalah yang serius akan terjadi jika anda melakukan modifikasi secara tidak tepat. Oleh karena itu, pastikan anda mengikuti langkah-langkahnya secara hati-hati. Sebagai tambahan proteksi, back up lah registry sebelum anda memodifikasinya. Jika masalah muncul, anda kemudian bisa mengembalikan registry tersebut. Untuk informasi lebih lengkap tentang bagaimana memback up dan merestore registry, klik nomor artikel berikut ini untuk melihatnya dari Microsoft Knowledge Base:

322756 Bagaimana memback up dan merestore registry pada Windows


Anda bisa mematikan Automatic Proxy Result Cache dengan menggunakan kunci registry berikut: 
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings


Value: EnableAutoproxyResultCache
Type: REG_DWORD
Data value: 0 = mematikan caching; 1 (atau key tidak ada) = mengaktifkan automatic proxy caching (ini perilaku default )
Jika kunci registry tidak ada, anda bisa membuat kunci registry baru dengan menggunakan file registry berikut: 
Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings]"EnableAutoProxyResultCache"=dword:00000000"

Cara 2: Modifikasi pengaturan Group Policy

  1. Klik Start, klik Run, ketik gpedit.msc, lalu klik OK.
  2. Pada Group Policy Object Editor, klik-ganda User Configuration\Administrative Templates\Windows Components\Internet Explorer.
  3. Klik-ganda Disable caching of Auto-Proxy scripts.
  4. Klik Enable, lalu klik OK.
Anda mungkin harus menggunakan kunci registry ini jika anda konek menggunakan sebuah server proxy yang menangani permintaan yang secure dan non-secure pada server yang sama. Sebuah contoh perilaku ini adalah software SQUID Proxy Server. Karena Internet Explorer umumnya mengcache informasi port, kemungkinan tidak akan mengirimkan permintaan secure melalui nomor port yang benar ketika mengirimkan respon yang secure dan non-secure ke server yang sama, tetapi pada nomor port yang berbeda.

Untuk informasi lebih lanjut tentang penambahan daftar server proxy buruk, klik nomor artikel berikut ini untuk menampilkan artikel dari Microsoft Knowledge Base:

320507 Internet Explorer tidak mencoba server proxy buruk selama 30 menit

 

Perkecil gambar iniPerbesar gambar ini
Community Solutions
SANGGAHAN KONTEN SOLUSI KOMUNITAS


MICROSOFT CORPORATION DAN/ATAU MASING-MASING PENYUPLAINYA TIDAK MEMBUAT PERNYATAAN-PERNYATAAN TENTANG KESESUAIAN, KEBENARAN, ATAU KEAKURASIAN INFORMASI DAN GRAFIS TERKAIT YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA. SEMUA INFORMASI DAN GRAFIS TERKAIT TERSEBUT DIBERIKAN ""APA ADANYA"" TANPA JAMINAN DALAM BENTUK APA PUN. MICROSOFT DAN/ATAU MASING-MASING PENYUPLAINYA DENGAN INI MENYANGGAH SEMUA JAMINAN DAN SYARAT-SYARAT BERKENAAN DENGAN INFORMASI DAN GRAFIS TERKAIT INI, TERMASUK SEMUA JAMINAN DAN SYARAT-SYARAT TERSIRAT MENGENAI KELAYAKAN JUAL, KELAYAKAN UNTUK TUJUAN TERTENTU, UPAYA YANG SELAYAKNYA DIKERJAKAN, HAK, DAN KEADAAN TIDAK MELANGGAR HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL PIHAK LAIN. ANDA KHUSUSNYA SETUJU BAHWA MICROSOFT DAN/ATAU PARA PENYUPLAINYA TIDAK PERNAH BERTANGGUNGJAWAB, DALAM KEADAAN APAPUN, ATAS SEGALA BENTUK KERUGIAN YANG BERSIFAT LANGSUNG, TIDAK LANGSUNG, GANTI KERUGIAN SEBAGAI UANG PAKSA, INSIDENTAL, KHUSUS, DAN KERUGIAN KONSEKUENSIAL, ATAUPUN KERUGIAN APA PUN TERMASUK, NAMUN TIDAK TERBATAS PADA, KERUGIAN AKIBAT HILANGNYA KESEMPATAN UNTUK MENGGUNAKAN, HILANGNYA DATA ATAU KEUNTUNGAN, YANG TIMBUL AKIBAT ATAU YANG BERHUBUNGAN DALAM CARA APAPUN DENGAN PENGGUNAAN ATAU KETIDAKMAMPUAN UNTUK MENGGUNAKAN INFORMASI DAN GRAFIS TERKAIT YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA, BAIK BERDASARKAN KONTRAK, PERBUATAN MELAWAN HUKUM, KELALAIAN, TANGGUNG JAWAB MUTLAK ATAS KERUGIAN, ATAU LAINNYA, WALAUPUN JIKA MICROSOFT ATAU SALAH SATU PENYUPLAINYA TELAH DIBERITAHU MENGENAI KEMUNGKINAN ADANYA KERUGIAN-KERUGIAN TERSEBUT.

Properti

ID Artikel: 271361 - Kajian Terakhir: 25 September 2013 - Revisi: 1.1
Berlaku bagi:
  • Windows Internet Explorer 9
  • Windows Internet Explorer 8
  • Windows 7 Enterprise
  • Windows 7 Enterprise N
  • Windows 7 Home Basic
  • Windows 7 Home Premium
  • Windows 7 Home Premium N
  • Windows 7 Professional
  • Windows 7 Professional N
  • Windows 7 Starter
  • Windows 7 Starter N
  • Windows 7 Ultimate
  • Windows 7 Ultimate N
  • Microsoft Internet Explorer 6.0, ketika digunakan dengan:
    • Microsoft Windows XP Home Edition
    • Microsoft Windows XP Professional
    • Microsoft Windows XP Media Center Edition 2005 Update Rollup 2
    • Microsoft Windows XP Tablet PC Edition
    • Microsoft Windows XP Professional x64 Edition
    • Microsoft Windows 2000 Advanced Server
    • Microsoft Windows 2000 Professional Edition
    • Microsoft Windows 2000 Server
    • Microsoft Windows NT Server 4.0 Standard Edition
    • Microsoft Windows NT Workstation 4.0 Developer Edition
  • Windows Internet Explorer 7
Kata kunci: 
kbenv kbhowto kbmvp kbcommunity KB271361

Berikan Masukan

 

Contact us for more help

Contact us for more help
Connect with Answer Desk for expert help.
Get more support from smallbusiness.support.microsoft.com