Artikel ini menguraikan sintaks rumus dan penggunaan fungsi AVERAGEIF di Microsoft Excel.
Deskripsi
Mengembalikan nilai rata-rata (nilai rata-rata aritmatika) dari semua sel dalam range yang memenuhi kriteria.
Sintaks
AVERAGEIF(range, criteria, [average_range])
Sintaks fungsi AVERAGEIF memiliki argumen berikut:
- Berbagai Diperlukan. Satu atau beberapa sel yang akan dihitung rata-ratanya, termasuk angka atau nama, array, atau referensi yang berisi angka.
- Kriteria Diperlukan. Kriteria dalam bentuk angka, ekspresi, referensi sel, atau teks menentukan sel mana yang akan dihitung rata-ratanya. Misalnya, kriteria dapat dinyatakan sebagai 32, "32", ">32", "apel", atau B4.
- Average_range Opsional. Kumpulan sel sesungguhnya yang akan dihitung rata-ratanya. Jika dikosongkan, maka range digunakan.
Keterangan
- Sel dalam range yang berisi TRUE atau FALSE diabaikan.
- Jika sebuah sel dalam average_range berupa sel kosong, maka AVERAGEIF akan mengabaikannya.
- Jika rentang adalah nilai kosong atau teks, AVERAGEIF mengembalikan #DIV0! nilai kesalahan.
- Jika sebuah sel dalam criteria kosong, AVERAGEIF memperlakukannya sebagai sebuah nilai 0.
- Jika tidak ada sel dalam rentang yang memenuhi kriteria, AVERAGEIF mengembalikan #DIV/0! nilai kesalahan.
- Anda dapat menggunakan karakter wildcard, tanda tanya (?) dan tanda bintang (*), dalam kriteria. Tanda tanya cocok dengan karakter tunggal apa pun; tanda bintang cocok dengan urutan karakter apa pun. Jika Anda ingin menemukan tanda tanya atau tanda bintang aktual, ketikkan tilde (~) sebelum karakter.
- Average_range tidak harus sama ukuran dan bentuknya dengan range. Sel aktual yang akan dihitung rata-ratanya ditentukan dengan menggunakan sel kiri atas dalam average_range sebagai sel awal, lalu menyertakan sel-sel yang sesuai ukuran dan bentuknya dengan range. Misalnya:
| Jika range adalah | Dan average_range adalah | Maka sel aktual yang dievaluasi adalah |
|---|---|---|
| A1:A5 | B1:B5 | B1:B5 |
| A1:A5 | B1:B3 | B1:B5 |
| A1:B4 | C1:D4 | C1:D4 |
| A1:B4 | C1:C2 | C1:D4 |
Catatan
Fungsi AVERAGEIF mengukur tendensi sentral, yang merupakan lokasi sentral sekelompok angka dalam distribusi statistik. Tiga ukuran paling umum tendensi sentral adalah:
- Rata-rata yang merupakan rata-rata aritmetika, dan dihitung dengan menambahkan sekelompok angka lalu membaginya dengan hitungan angka tersebut. Misalnya, rata-rata dari 2, 3, 3, 5, 7, dan 10 adalah 30 dibagi 6, yaitu 5.
- Median yang merupakan nomor tengah dari sekelompok angka; yaitu, setengah angka memiliki nilai yang lebih besar dari median, dan setengah angka memiliki nilai yang lebih kecil dari median. Misalnya, median dari 2, 3, 3, 5, 7, dan 10 adalah 4.
- Mode yang merupakan angka yang paling sering muncul dalam sekelompok angka. Misalnya, modus dari 2, 3, 3, 5, 7, dan 10 adalah 3.
Untuk distribusi simetris dari sekelompok angka, ketiga ukuran tendensi sentral ini semuanya sama. Untuk distribusi condong dari sekelompok angka, bisa berbeda.
Contoh
Salin contoh data di dalam tabel berikut ini dan tempel ke dalam sel A1 lembar kerja Excel yang baru. Agar rumus menunjukkan hasil, pilih datanya, tekan F2, lalu tekan Enter. Jika perlu, Anda bisa menyesuaikan lebar kolom untuk melihat semua data.
Contoh 2
| Wilayah | Laba (Ribuan) | |
|---|---|---|
| Timur | 45678 | |
| Barat | 23789 | |
| Utara | -4789 | |
| Selatan (Kantor Baru) | 0 | |
| MidWest | 9678 | |
| Rumus | Deskripsi | Hasil |
| =AVERAGEIF(A2:A6,"=*West",B2:B6) | Rata-rata semua laba untuk kawasan Barat dan MidWest. | 16733,5 |
| =AVERAGEIF(A2:A6,"<>*(New Office)",B2:B6) | Rata-rata semua laba untuk semua kawasan termasuk kantor baru. | 18589 |