Baterai Lithium-ion adalah jenis baterai yang paling umum digunakan di perangkat seluler saat ini—termasuk laptop dan tablet. Baterai ini mengisi daya dengan cepat, habis pada tingkat yang stabil, dan mereka memiliki kepadatan energi tinggi yang memungkinkan untuk ukuran sel kecil dalam baterai.
Dengan memahami sedikit tentang baterai lithium-ion, Anda dapat membantu memaksimalkan masa pakai baterai dan umur baterai yang panjang secara keseluruhan di perangkat Anda:
-
Kapasitas sel lithium-ion berkurang setelah beberapa kali baterai diisi dayanya lalu dibuang. Ini berarti Anda perlu mengisi daya baterai lebih sering dan kapasitas baterai secara keseluruhan mungkin lebih rendah.
-
Untuk membantu memperlambat degradasi baterai, sebaiknya hindari pemakaian yang sering dan jaga baterai dalam rentang pengisian daya sedang (kira-kira 20%–80%) bila memungkinkan.
Kapasitas baterai rendah
Ketika kapasitas baterai menurun, baterai tahan lebih sedikit daya daripada saat masih baru. Akibatnya, masa pakai baterai mungkin berkurang dan Anda mungkin perlu mengisi daya perangkat lebih sering.
Memaksimalkan kesehatan baterai
Seperti semua baterai, sel litium-ion menua dan memburuk seiring waktu dan dengan penggunaan. Untuk membantu memperpanjang masa pakai baterai dan performa, cobalah untuk menjaga tingkat baterai antara 20% dan 80% beberapa kali dalam seminggu, bukan menggunakan perangkat Anda hanya dalam waktu singkat, lalu colokkan untuk mengisi ulang baterai. Jika perangkat Anda mendukung Pengisian daya cerdas, aktifkan untuk memastikan bahwa perangkat Anda tetap terisi daya ke tingkat baterai yang disarankan—bahkan jika Anda tetap mencolokkan perangkat.
Saat Anda menggunakan baterai, Anda harus menghindari beberapa kondisi karena dapat menyebabkan baterai memburuk dan penuaan pada tingkat yang lebih cepat:
-
Cobalah untuk tidak menggunakan perangkat Anda atau mengisi dayanya pada suhu tinggi. Panas yang berlebihan dapat menyebabkan baterai lithium-ion memburuk lebih cepat, secara permanen mengurangi kapasitasnya.
-
Jika Anda berencana untuk menyimpan perangkat Anda, biarkan baterai yang terisi dayanya sekitar 40–60% dan jangan menyimpannya terisi penuh atau benar-benar terkuras. Baterai yang disimpan pada tingkat pengisian daya yang lebih tinggi cenderung kehilangan kapasitas lebih cepat seiring waktu. Untuk penyimpanan jangka panjang, letakkan perangkat di lokasi yang sejuk dan kering dan periksa tingkat baterai secara berkala untuk mencegah pemakaian dalam.
Baterai yang mengalami kerusakan parah dapat memberikan masa pakai baterai yang sangat pendek atau dapat diperluas dengan jelas. Pembengkakan baterai terjadi ketika reaksi kimia internal menghasilkan gas di dalam sel. Jika baterai meluas melebihi kandang mekanik perangkat, hentikan penggunaan perangkat dengan segera. Tangani perangkat dengan hati-hati dan hindari menerapkan tekanan atau tusukan baterai, karena hal ini dapat menimbulkan risiko keamanan.
Dapatkan laporan baterai mendetail di Windows 11
Jika Anda tertarik untuk mendapatkan informasi teknis selengkapnya tentang penggunaan baterai dan kapasitas perkiraan, Anda dapat menggunakan opsi baris perintah Powerfg yang disertakan dalam Windows 11 untuk membuat laporan baterai.
-
Pilih Mulai, lalu ketik prompt Perintah, tekan dan tahan (atau klik kanan) Perintah prompt, pilih Jalankan sebagai administrator dan pilih Ya.
-
Di prompt perintah, ketik powercfg /batteryreport, lalu tekan Enter.Laporan baterai akan berupa file HTML yang disimpan dalam folder di PC Anda. Lokasi file akan ditampilkan di jendela Prompt Perintah.
-
Buka File Explorer, masuk ke folder tempat laporan disimpan, lalu klik ganda laporan baterai (file HTML) untuk membukanya di browser web Anda.
Anda bisa mendapatkan banyak informasi mendetail tentang penggunaan dan kapasitas baterai Anda. Beberapa bagian tertentu yang mungkin ingin Anda lihat untuk memulai meliputi yang berikut ini: Baterai terinstal, Penggunaan terakhir, dan Penggunaan baterai.