Layar kosong, sering disebut sebagai "layar hitam" karena tampilannya, dapat terjadi di Windows karena beberapa alasan. Baik itu terjadi saat mulai, setelah masuk, atau setelah pembaruan, panduan ini akan membantu Anda mengidentifikasi penyebab dan mengatasi masalah.
Catatan
Untuk pesan kesalahan di layar hitam, seperti "Perangkat Anda mengalami masalah dan perlu dihidupkan ulang," lihat Memecahkan masalah kesalahan mulai ulang dan kode hentikan Windows yang tidak terduga. Jika Anda memiliki perangkat Surface, lihat Surface tidak dapat menyala atau dihidupkan.
Anda mungkin mengalami layar kosong di Windows dalam situasi berikut:
- Layar kosong dengan kursor: Seringkali disebabkan oleh proses Windows yang terhenti atau masalah driver.
- Layar kosong saat masuk: Dapat diakibatkan oleh kesalahan konfigurasi output tampilan atau profil pengguna yang rusak.
- Layar kosong setelah pembaruan: Sering ditautkan ke driver yang tidak kompatibel atau pembaruan yang tidak lengkap.
- Layar kosong dengan kursor yang berkedip: Hal ini dikarenakan UEFI (atau BIOS) tidak dapat menemukan perangkat boot.
Berikut adalah beberapa langkah dasar yang dapat Anda coba untuk memperbaiki masalah layar kosong di Windows:
- Periksa koneksi: Pastikan perangkat Anda terisi penuh dan/atau tersambung ke sumber daya. Jika Anda menggunakan monitor eksternal, pastikan monitor tersambung, dicolokkan, dan dihidupkan.
- Bangunkan layar: Tekan Windows + Ctrl + Shift + B untuk mengatur ulang driver grafis. Anda akan mendengar bunyi bip atau melihat layar berkedip jika berhasil.
- Periksa mode tampilan:Tekan Windows + P, lalu ketuk P lagi dan tekan Enter untuk menelusuri mode tampilan (misalnya, layar PC saja, duplikat, perpanjang).
- Gunakan Ctrl + Alt + Del: Jika Anda melihat layar keamanan, coba luncurkan Manajer Tugas dan mulai ulang Windows Explorer.
- Paksa mulai ulang: Tekan dan tahan tombol daya selama 20 detik.
Berikut langkah demi langkah yang lebih canggih untuk memecahkan masalah layar kosong di Windows:
1. Periksa Koneksi Perangkat Keras
- Pastikan semua kabel (HDMI, DisplayPort, VGA) tersambung dengan aman.
- Coba monitor atau kabel lain untuk menyingkirkan masalah perangkat keras.
- Jika menggunakan laptop, putuskan sambungan tampilan eksternal dan periferal.
2. Boot ke Mode Aman (jika layar tetap kosong)
- Matikan paksa PC Anda dengan menahan tombol daya selama 10 detik.
- Ulangi 2–3 kali hingga Windows memasuki Mode Pemulihan.
- Navigasikan untuk memecahkan > masalah opsi > tingkat lanjut pengaturan > pengaktifan mulai ulang.
- Tekan F5 untuk boot ke Mode Aman dengan Jaringan.
3. Perbarui atau Putar Kembali Driver Grafis
- Dalam Mode Aman, buka Manajer Perangkat.
- Perluas Adaptor tampilan, klik kanan GPU, lalu pilih Perbarui driver.
- Jika masalah dimulai setelah pembaruan, pilih Kembalikan driver sebagai gantinya.
4. Mulai ulang Windows Explorer (Jika Anda melihat kursor di layar kosong)
- Tekan Ctrl + Shift + Esc untuk membuka Manajer Tugas.
- Temukan Windows Explorer, klik kanan, lalu pilih Hidupkan ulang.
- Jika tidak tercantum, buka File > Jalankan tugas baru, ketik explorer.exe, lalu tekan Enter.
5. Lakukan Pemulihan Sistem (Jika masalah dimulai baru-baru ini)
- Boot ke Mode Aman atau Mode Pemulihan.
- Buka Memecahkan > Masalah Opsi Tingkat Lanjut Pemulihan > Sistem.
- Pilih titik pemulihan dari sebelum masalah dimulai.